Jumat, 23 Oktober 2015

Tidak Semudah Membalikkan Telapak Tangan



Sudah hampir setahun saya tinggal satu rumah kontrakan dengan teman lama kampus sekaligus teman di kantor lama. Dan hanya di awal saja hubungan pertemanan kami bisa dikatakan baik-baik saja bahkan kompak. Tapi oleh karena pergeseran karakter yang berawal dari saya seorang yang cukup perfeksionis dalam hal kebersihan dan kerapihan rumah bersama kami tersebut. 

Awal kami mendiami rumah itu saya usulkan untuk membuat jadwal piket kebersihan rumah dan sudah sama2 setuju tapi tidak semua bisa melaksanakannya dengan baik. Yah, jujur saya cukup kecewa setelah beberapa kali piket tidak dikerjakan setiap harinya dan saya mencoba sampaikan kekecewaan saya tersebut. Tapi mungkin salah satu teman satu rumah kontrakan kami ini tidak terbiasa ditegur atau tidak suka ditegur, saya juga tidak mengerti. 

Karena setelah itu perlakuannya terhadap saya menjadi kurang enak dan lebih sering mendiamkan saya. Saya mencoba mengkoreksi diri dan mencoba untuk bertanya padanya apa kira-kira salah saya padanya sehingga dia mendiamkan saya. Dan saya juga meminta maaf padanya kalau mungkin saya tidak sadar ada kata-kata saya yang menyakitkan hatinya. Tapi dia diam saja.

Sungguh teramat sedih diperlakukan seperti itu walau saya sudah minta maaf. Kemudian saya pun membawanya kepada Tuhan. Saya ceritakan masalah hati saya itu secara detail dan tanpa kusadari air mataku pun terjatuh tapi setelah itu terasa lega. Seakan-akan Tuhan berkata kepadaku, kamu sudah melakukan hal yang benar, sudah meminta maaf kepada teman 1 kost mu itu, masalah dia mau memaafkan atau tidak itu belakangan, tunjukkanlah yang Terbaik untuknya. Hati saya sangat lega setelah bercerita pada TUHAN. Dan sejak dari itu, saya pun berusaha selalu untuk tetap menjalin komunikasi dengannya walau masih sering diabaikan, saya coba untuk selalu tersenyum sambil mengingat apa kata Tuhan pada saya. 

Menjalani kehidupan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, ada proses yang luar biasa yang harus kita jalani. Ketika kita lelah, lemah, hilang arah, daya serta kekuatan dan cara kita sendiri, kita akan menjumpai jalan buntu. Datang pada TUHAN, menangis dihadapan TUHAN. Ceritakan semua hal yang menyesakkan hati dan jiwa kita. Berserah dan berharap pada TUHAn sepenuhnya. Izinkan Tuhan mengganti kelemahan dan kelelahan kita dengan kekuatanNya sempurna. Ia adalah Tuhan yang baik dan tahu yang terbaik bagi kita.

Selasa, 06 Oktober 2015

Surat Kasih dari Dia (sesion II)

Dek....
Selama jantungku berdetak, aku tak akan mau berhenti mencintaimu seperti mencintai diriku sendiri bahkan melebihi. 
Selama nafasku mendengus aku akan selalu menjagamu semampuku, 
Selama badanku bisa bergerak aku akan bekerja dan berusaha untuk menafkahimu dan anak anak kita, membahagiakan, dan membanggakanmu dan semua keluarga...
itulah tekadku...... 
Tuhan menjanjikan kebaikan bagi orang yang taat kepadaNya 
dan tidak ada gunung yang terlalu tinggi untuk kita daki 
dan tidak ada lautan yang terlalu dalam untuk kita sebrangi, 




Bersama Tuhan semua itu pasti terlewati sekalipun itu butuh proses juga perjuangan.... 
Pejamkanlah penglihatanmu biarkan aku mencium keningmu sebagai tanda aku menyayangimu dengan spenuh jiwaku.... 

Adindaku, 
Terbaik tidak selalu harus tampil baik, bahagia tidak selalu banyak harta, pujian, pangkat dan terhormat, 
Bagiku bahagia itu sederhana, 
Aku bisa bahagia melihatmu bahagia dan sedih jika melihatmu bersedih...

Salam kasih adinda tersayang dan kukasihi...
ayoooo.... Duduk manis dan trsenyumlah...   
Aku pikir aku bnar bnar mencintaimu...


Sayang
I love you

Rabu, 23 September 2015

MY PRAYER

Lord,
I pray for a man, that will be a part of my life
A man that really loves YOU more than everything
A man that will put me in the second place of this heart
A man that lives not for himself but for YOU
The most important is
I want a heart that really loves and thirsty YOU
And have a desire to be like JESUS

And he must know for whom and for what he lives
So his life has a wise heart
Not only a smart brain
A man that only loves me but also respect me
A man that only adores me
But can warn me when I am wrong
A man that loves me not because of my beauty but my heart
An man that can be my best friend
In every time and situation
A man that make me feel like a woman
When I am beside him

I do not ask for a perfect man
But I ask for a imperfect man

A man that needs my support for his strength
A man that needs my prayer for his life
A man that needs my smile to cover his sadness
A man that needs my love so he feels being loved
A man that needs me to make his life beautiful

And I also ask
Make me be a woman that can make him proud
Give me a heart that really LOVES YOU
So I can love him with Your Love
Not love him with my love
Give me Your gentle spirit
So my beauty does not come from my outside
But comes from You
Give me Your hands
That I always be able to pray him

Give me Your eyes
So I can see many good things in him
And not the bad one
Give me Your mouth
That is filled with Your words
Of wisdom and encouragement
So I can support him everyday
Give me Your lips
And i will smile at him every morning

And I want that when we finally meet
Both of us can say
How great Thou Art
I know that You want to us to met at the right time
And You will make everything beautiful  in Your time.
Amen.

Selasa, 11 Agustus 2015

Surat Kasih dari dia (sesion I)

Selamat Malam, Dinda.
Apa kabar?
Kuharap kabarmu baik disana. Melalui surat ini kusampaikan rasa rinduku yang mendalam dan rasa kangenku untuk selalu hidup bersamamu sepanjang masa SAMPAI MAUT MEMISAHKAN. Bersama-sama kita membangun biduk rumah tangga, mengarungi kehidupan dengan bahtera keluarga, mengayuhkan langkah serentak, bertarung bersama melewati badai dan topan kehidupan.


Kekasihku yang sangat kusayang, ijinkan aku menjagamu dan mendampingimu setiap waktu,
Jikalau aku lupa akan janjiku, janganlah jemu mengingatkanku..
Jikalau aku salah dalam langkahku, tuntun dan bawakan aku kembali ke semula..
Jika aku melawan kehendak Tuhan, jangan segan menghubungi Tuhan kita dan Laporkan saja padaNya.


Kekasihku yang baik, terimakasih telah menjatuhkan pilihanmu padaku..
Kekasihku yang cantik, terimakasih telah membuat keputusan untuk mau menghabiskan sisa hidupmu bersamaku nantinya..

Kekasihku, Hasianku... aku berdoa dan berupaya, kelak dimana masa tua menyambut kita, kamu bercerita pada semua dunia : "Inilah dia pria pilihanku yang lebih banyak membuatku bahagia daripada susah, yang lebih banyak membuatku tersenyum dari menangis."
Kekasihku yang baik, sudi kiranya hatimu menyimpan surat singkatku ini. Dan jika aku lupa tolong tunjukkan dan bacakan kembali untukku supaya aku tak lupa.

Dari Kekasihmu yang nun jauh di kota seberang,

Banda Aceh ~ ATTT

Sabtu, 30 Mei 2015

FAMILY DAY


aku tak tahu kapan ini mulai,, atau kapan ini semuanya berjalan,, tapi Tuhan membuat keluarga ini,, sebagaimana Tuhan berkehendak,, Dia telah membimbingku,, mencintaiku,,memaafkanku,, tapi lihat keluargaku,, aku senang,, terima kasih Tuhansource : http://www.puisipendek.net/untuk-keluargaku.html
UNTUK KELUARGAKU


aku tak tahu kapan ini mulai,, atau kapan ini semuanya berjalan,, tapi Tuhan membuat keluarga ini,, sebagaimana Tuhan berkehendak,, Dia telah membimbingku,, mencintaiku,,memaafkanku,, tapi lihat keluargaku,, aku senang,, terima kasih Tuhansource : http://www.puisipendek.net/untuk-keluargaku.html
AKU TAK TAHU KAPAN INI DIMULAI,,
ATAU KAPAN INI SEMUANYA BERJALAN,,
TAPI TUHAN MEMBUAT KELUARGA INI,,
SEBAGAIMANA TUHAN BERKEHENDAK,,

DIA TELAH MEMBIMBINGKU,,
MENCINTAIKU,, MEMAAFKANKU,,
TAPI LIHAT KELUARGAKU,,
AKU SENANG, TERIMA KASIH TUHAN...



Selasa, 26 Mei 2015

Untukmu, Mantan Sahabatku...

Untukmu, Mantan Sahabatku...

 

Halo, kamu yang pernah mewarnai hari-hariku dengan canda yang hanya bisa dimengerti kita berdua. Bagaimana kabarmu, cukup baikkah walau kamu tak lagi pernah menegurku atau sebaliknya?

Memang telah lama kita tak bersua. Kita berpisah jalan dan mencari sahabat pengganti. Surat terbuka yang akan kutulis ini bukan karena aku masih menyimpan kenangan dan mencoba mengungkit masalah yang telah lalu. Aku menuliskannya kembali hanya untuk menyapa, caraku melatih legawa dan berbesar hati. Bagaimanapun, kita pernah dekat bersama, dan dari situ aku mendapat banyak pelajaran berharga.


Walau penampilan luar kita berbeda, isi kepala kita serupa. Aku tak pernah menemukan teman lain yang bisa membuatku begitu terbuka


Persahabatan kita memang hanya berawal dari teman satu kelas. Dari mulai perbincangan seadanya yang tak jauh-jauh dari mata kuliah serta kerapnya menyelesaikan tugas bersama, kita nyaman bersama. Tak pernah aku “menargetkan” ingin jadi dekat denganmu, atau yang semacamnya.

Kamu merupakan tipe gadis yang sangat gemulai dan pandai merias diri. Kamu tak pernah lupa selalu tampil mempesona dan mengikuti gaya berbusana masa kini. Warna pakaianmu juga didominasi warna-warna feminin dengan bentuk yang manis dan lucu. Tak lupa gincu, bedak, dan kawan-kawannya selalu memiliki porsi penting bagi harimu.

Berbeda halnya denganku. Aku cuek dan hanya berpikiran simple style setiap hari. Bahkan, warna kaosku juga itu-itu saja, tak jauh dari warna karakterku pink, biru, kuning dan merah. Boro-boro menaburkan bedak wajah, berlipstik saja aku hampir tidak pernah.

Perbedaan penampilan kita memang besar, jadi siapa yang menyangka bahwa isi kepala kita hampir sama? Apapun bahan obrolannya, aku dan kamu mampu menciptakan alur yang sempurna hingga kita tak pernah mati bosan karena kehabisan bahan. Baru kusadari, dari situlah persahabatan kita berawal.

 

Perbincangan kita pun tak ada habisnya. Kita selalu berbagi cerita di sela kuliah dan waktu senggang lainnya

 

Saat bersamamu, aku selalu merasa nyaman. Kita sering bermain bersama di kamar kost ku dan terkadang pun kita nonton bioskop berdua saja. Obrolan kita juga terasa tidak ada ujungnya, selalu saja ada topik baru yang akan kita perbincangkan. Mulai hanya sekedar pelajaran, menggunjingkan dosen hingga para manusia yang mondar-mandir di layar kaca, akhirnya kita menyadari bahwa kita memiliki selera musik dan tontonan yang sama. Ah, tahukah kamu? Rasa-rasanya aku menemukan kembali saudara perempuanku yang hilang.

Kita selalu bisa menertawakan apa saja. Dari kelas, koridor, kantin kampus, hingga kamar kos adalah saksi bagaimana kita menertawakan dunia. Bagaimana sudut pandang kita selalu seragam dan hampir sama. Bagaimana kita selalu merasa gembira dan sesekali jumawa, merasa bahwa kita memiliki sahabat sempurna dan terbaik di dunia.

Bahkan aku tak pernah lupa, saat kita sedang berada keramaian dan menemukan hal yang lucu. Kita hanya cukup saling melemparkan pandangan kemudian kita akan mulai tertawa bersama. Tidak ada sepatah kata yang terucap, namun aku paham maksudmu dan kamu juga mampu membaca pikiranku.

Kita memang hampir tak pernah bertengkar, tapi sekali kita bertengkar, persahabatan kita tak pernah sama seperti awal mula. Ya, kita keliru. Di dunia ini memang tak ada yang sempurna, begitu pula persahabatan yang kita pikir akan bertahan hingga kita tua. Ternyata hari-hari yang kita lalui bersama hanya bertahan sekejap saja.



Hingga suatu hari, saat kamu dan aku sudah berbeda kelas dan jam perkuliahan karena aku ambil mata kuliah ke atas sedangkan kamu masih mengejar perkuliahan yang tertinggal akhirnya kau pun pilih meninggalkanku, tak mempedulikan kawanmu satu ini lagi..

 


Aku sudah lupa tanggal dan bulan ketika kita memutuskan untuk tak lagi menjadi sahabat dekat. Saat itu kamu sedang diserang melankolia karena jalinan asmara dengan kekasihmu sedang tidak baik. Dikarenakan orangtuamu tidak menyetujui hubunganmu dengan kekasihmu yang notabene akulah yang memperkenalkannya padamu. Aku cukup sedih ketika mendengan bahwa orangtuamu mengatakan bahwa aku justru malah membuat pengaruh buruk padamu. Aku pikir justru aku tidak pernah memberikan masukan ataupun pengaruh buruh kepada siapapun yang menjadi temanku termasuk sahabatku sendiri. Ku pikir kau akan dewasa menanggapi hubungan retak kita ini. Namun, sosokmu justru semakin hilang dari pandanganku. Hingga suatu saat kudengar bahwa kau akan menjalani tingkat hubungan yang lebih serius lagi dengan orang yang pernah kukenalkan padamu. Aku tidak tahu harus merasa sedih atau senang. Disatu sisi aku senang ketika mendengarkan kamu sedang berbahagia dengan kekasihmu tapi di sisi lain aku sungguh sangat sedih bercampur kecewa karena persahabatan kita yang sudah (mungkin) berakhir. 

Sering kali kucoba untuk menjalin hubungan baik lagi denganmu dengan mengajakmu hangout bareng dan mengenang masa-masa persahabatan kita dahulu kala masih semester 3 masa kuliah dulu. Kau mengaku sedang dilanda kesibukan. Hingga petang pun tetap tak kutemui kata-kata untuk mengajakku kembali. Tiba-tiba teringat dengan waktu aku menantimu di salah satu Plaza di kota Medan ini selalu tidak sesuai dengan jadwal yang sudah kita sepakati bersama. Yah, aku lebih sering sabar menantimu berjam-jam lebih untuk bisa berjalan bersamamu. Dan lagi-lagi aku berusaha memakluminya. Kini, aku merindukan masa-masa waktu ngaretmu itu yang memang endingnya kita akhiri dengan tawa bahagia karena sudah bercerita dan menikmati waktu kebersamaan kita. Yah, hal itu tidak pernah ada lagi ketika peristiwa yang telah membuat hubungan kita renggang.

Sampai pada saat aku wisuda pun wajahmu tak pernah terlihatku lagi. Aku tidak tahu kenapa, tapi sejujurnya aku sangat ingin kamu bisa hadir di acara wisudaku dan berfoto bersamaku. Setelah sekian lama, kucoba mencari tahu tentang dirimu dari teman-teman kita yang lain. Aku selalu berusaha ingin mengetahui perkembangan kabarmu disana. Sampai pada tahun 2014 pun aku masih mencoba mencari tahu kabarmu, menghubungi via FB Chat tapi kamu sering mengabaikannya. Memang kudengar dari teman-teman bahwa dirimu sampai saat ini pun belum wisuda karena sering absen dan terlambat. Yah, masih sangat kuingat kebiasaamu yang selalu aku cereweti sampai kupingmu pun mungkin terasa panas karena bosan, tapi yakinlah itu semua kulakukan karena aku sangat menyayangimu lebih dari teman biasaku. Ya, sampai saat inipun aku masih merasakan memori-memori persahabatan kita. Apakah karena kamu malu denganku, sehingga dirimu tidak mau merespon pesanku juga invite-an PIN BBM ku? 

Tapi tidak apa, yang pasti aku senang ketika kuperhatikan dari jauh kau tetap ceria seperti biasanya. Dan sekarang, kau dan aku sudah memilih menghabiskan waktu dengan teman-teman yang lain daripada ada di sampingku.

.
Mungkin sebenarnya hanya akulah yang menganggapmu teman dekat, sedangkan kamu tidak.

Tidak ada penyesalan dan dendam di sana, aku bahkan berterimakasih pada Tuhan karena telah membuka mataku akan arti sahabat yang sesungguhnya


Aku memang memaafkanmu hari itu, namun kemudian hubungan kita tak pernah sama lagi setelahnya. Kamupun tidak pernah ada niat untuk berusaha memperbaiki hubungan. Di saat aku diam karena masih merasa sakit, kaupun hanya berpasrah dan tidak ada keinginan untuk membuat hubungan kita kembali sempurna. Di hari itu aku memahami bahwa persahabatan kita memang sudah berbeda jalan. Mungkin definisi dari sahabat menurut pemahaman kita sangat jauh berbeda.

Aku memang bukan tipe seseorang yang bisa dengan mudah melupakan atau bahkan meninggalkan begitu saja sahabat yang pernah mengisi hari-hariku. Oleh karena itu, kita memang tetap berkawan setelah hari itu, namun tentu saja hubungan kita tak pernah sedekat sebelumnya. Mungkin dulu aku menyematkan sahabat padamu, namun sekarang sekadar kawan saja kurasa sudah cukup.

Terima kasih untukmu, yang telah membuatku mengerti apa arti sahabat yang sebenarnya.

Dariku,
yang dulu pernah menganggapmu sahabat terbaikku

Minggu, 29 Maret 2015

Jangan pernah sakiti WANITA

Jangan pernah sakiti WANITA

 

Seringkali wanita menangis karena pria, entah karena dikecewakan oleh sikapnya, atau dilukai dengan perkataannya, bahkan ditinggalkan. Ada sebuah renungan yang mungkin sangat berarti untuk dibagikan pada seluruh sahabat agar lebih menghormati dan menghargai wanita. Suatu hari, seorang pria berdoa dalam keadaan marah dan emosi. Ia sebal pada pasangannya yang seringkali menangis dan memanfaatkan air mata di setiap perdebatannya. Ia bosan. Sungguh bosan. Tak mau terlibat dalam emosi yang negatif, iapun sujud dan berdoa, meminta pertolongan pada Tuhan. “Tuhan, mengapa sih wanita sering menangis? Aku bosan dan jenuh melihat dan mendengarnya,” keluh pria itu. Jawab Tuhan kepadanya: “Karena wanita itu unik. AKU menciptakannya tidak sama seperti kamu. Ia adalah makhluk yang istimewa. KU kuatkan bahunya untuk menjaga anak-anakmu kelak. KU lembutkan hatinya untuk memberimu rasa aman. KU kuatkan rahimnya untuk menyimpan benih manusia. KU teguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah. KU beri naluri untuk tetap menyayangi walau dikhianati dan disakiti oleh orang yang disayangi. KU hembuskan kasih sayang agar ia bisa mencurahimu dengan perhatian. KU buat matanya lentik karena ia akan menjadi jendela kedamaian. KU buat senyumnya merekah seperti mahkota bunga untuk membuatmu tetap mengingat indahnya dunia. KU buat tangannya terampil untuk menjagamu agar tak pernah kekurangan. Tapi jika suatu saat ia menangis. Itu karena AKU memberikannya air mata untuk membasuh luka batin dan memberikan kekuatan yang baru. Bukanlah sebuah tanda kelemahan dan kekalahan.” Pria itupun tertegun sejenak. Diambilnya langkah bergegas, dipeluk dan diusapnya air mata di pipi orang yang dicintainya. “Aku akan membantumu menghapus luka batin itu…”

Jadi, jangan pernah menyakiti wanita.


Selasa, 17 Februari 2015

FOR YOU, MY BEST FRIENDS

 FOR YOU, MY BEST FRIENDS

 




Andai waktu bisa di ulang
aku ga akan rela sedikitpun membiarkan waktu brgulir tanpa kalian
semua yg dulu indah

Akankah bisa terulang kembali????
kebersamaan yang dulu aku rasa sekarang terasa semakin pudar
menjauh bahkan menghilang

Aku kangen kalian
kalian yang dulu
kalian yang selalu membawa kebahagiaan serta senyuman

Berbagi bersama tentang semua rasa
tak ada sedikitpun beban yang ku rasa ketika aku bersama kalian
semua terasa mudah dan ringan
karna kalian...

Makasih udah menjadi harta yang paling berharga
yang pernah aku miliki
makasih udah nemenin aku selama ini

Walau kini semua harus di pisahkan oleh waktu
semoga aku tetap menjadi sahabat kalian
semoga ini bukan akhir dari persahabatan yang telah kita bina

1 hal yang harus kalian tau
sampai kapanpun dan bagaimanapun kalian akan tetap menjadi SAHABAT untuk ku
Dan ga akan ada 1 orang pun yang dapat menggantikan kalian
Dan merubah itu semua
aku kangeeen banget sama kalian semua ;'(








Just For You, My Best Friends

Jumat, 06 Februari 2015

"All of Me" - john Legend




All Of Me - John Legend | Terjemahan Lirik Lagu Barat

What would I do without your smart mouth
Apa yang kan kulakukan tanpa mulut pintarmu

Drawing me in, and you kicking me out
Menghelaku, dan kau menendangku

Got my head spinning, no kidding
Kau buat aku pening, sungguh

I can't pin you down
Aku tak bisa membuatmu diam

What's going on in that beautiful mind
Apa yang terjadi di dalam pikiran yang indah itu

I'm on your magical mystery ride
Aku ada di dalam kendaraan misterimu yang ajaib

And I'm so dizzy 
Aku sungguh pusing 

Don't know what hit me
Tak tahu yang mengenaiku 

But I'll be alright
Tapi aku kan baik-baik saja


II
My head's underwater
Kepalaku di dalam air

But I'm breathing fine
Tapi aku bisa bernafas tanpa kesulitan

You're crazy and I'm out of my mind
Kau gila dan aku tak waras


III
Cause all of me
Karena sepenuh diriku

Loves all of you
Mencintai sepenuh dirimu

Love your curves and all your edges
Kucinta lengkungan dan semua tepimu

All your perfect imperfections
Semua ketaksempurnaanmu yang sempurna

Give your all to me
Berikanlah sepenuh dirimu padaku

I'll give my all to you
Kan kuberikan sepenuh diriku padamu

You're my end and my beginning
Kaulah akhir dan awalku

Even when I lose I'm winning
Meski saat kalah pun aku menang

Cause I give you all of me
Karena kuberikan sepenuh diriku padamu

And you give me all of you, oh
Dan kau berikan sepenuh dirimu padaku


How many times do I have to tell you
Berapa kali harus kukatakan padamu

Even when you're crying you're beautiful too
Meskipun saat menangis kau tetaplah cantik

The world is beating you down 
Dunia ini mengecilkan hatimu

I'm around through every mood
Aku kan selalu ada 

You're my downfall, you're my muse
Kaulah kehancuranku, kaulah lamunanku

My worst distraction, my rhythm and blues
Gangguan terburukku, ritme dan bluesku

I can't stop singing, 
Aku tak bisa berhenti bernyanyi, 

It's ringing in my head for you
Selalu terngiang senandung di kepalaku untukmu


Back to II, III

Cards on the table, we're both showing hearts
Kartu di meja, kita berdua kan tunjukkan gambar hati

Risking it all, though it's hard
Pertaruhkan segalanya, meski berat terasa


Back to III

I give you all of me
Kuberi kau sepenuh diriku

And you give me all, all of you, oh
Dan kau beri aku sepenu dirimu, sepenuh dirimu, oh


Kamis, 29 Januari 2015

Providensia Masa Gitu..



Verse
Tuhan membelah laut
Bagi umatNya
Menghalau musuh dari mata mereka

Allah yang sama itu
Akan menolong kita
Yang hidup oleh iman dan firmanNya

Chorus
Bersama Yesus s'galanya mungkin
Bersama Yesus tak ada yang mustahil
Bersama Yesus kita kan dapat

Melihat dan mengalami mukjizat
Ending
Melihat dan mengalami (3x)
Mujizat

Selasa, 27 Januari 2015

Wanita Bijak

Pernikahan yang paling berbahagia bukanlah karena pasangan yang mereka nikahi, menarik secara fisik, tapi karena ketaatan hidupnya menjalankan perintah Allah tentang cara memelihara istrinya, yang hatinya lembut, yang berjalan dalam kepekaan rohani. Jika seorang ingin memilih pria sebagai iman dan kepala keluarga, tentu harus memilih dengan kriteria seperti ini, yaitu taat kepada Tuhan. Kencan untuk penginjilan harus jadi ladang yang kita hindari, karena kita akan menemukan terlalu banyak ilalang disana yang akan menyebabkan anda terjerembab dan mencekik anda. Pria yang belum taat di dalam Tuhan hanya akan menarik dari luarnya saja. Mereka menyukai wanita yang taat dalam Tuhan, karena mereka tahu, moral anda tidak perlu diragukan lagi, mereka mencari wanita yang terpelihara dengan baik.
Syarat untuk menjadi wanita bijak ditentukan oleh ayat 30“kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan Tuhan dipuji-puji”. Ternyata kunci menjadi wanita bijak adalah takut akan Tuhan. Ketaatan pada Tuhan akan memberiinner beauty bagi para wanita. Dalam Amsal 31 ini, kita menemukan beberapa kriteria dan seorang wanita yang bijak.
 Memahami hati suami (11-13)
Dalam ay 11-13 dikatakan, 11 Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan. 12 Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya. 13 Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.” Isteri yang bijak akan berusaha berlaku baik pada suami dan juga melayani suami dengan baik, seperti menyambut ketika pulang bekerja. Dia juga masih dapat mengungkapkan keberatan pada suami dengan cara baik (12), mandiri dan dapat berinisiatif (13).
Bertanggung jawab atas keluarga (15)Dalam ay 15 dikatakan, “Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan”. Wanita bijak menyediakan makanan untuk suami dan anak-anak, tidak menyerahkan tanggung jawab ini kepada pembantu tapi dilakukan sendiri sebagai istri yang baik, jika harus menyerahkan tanggung jawab pada pembantu harus dengan batasan-batasan yang jelas. Jangan sampai karena seorang wanita yang bekerja menyebabkan malas melayani suami. Seorang wanita bijak harus menguasai seni memasak. 
Menjadi istri yang cekatan, memperhatikan peluang-peluang yang ada untuk membantu perekonomian keluarga (16-18,24).
Jangan sekali-kali pergi belanja ketika anda sedang lapar, karena anda akan meraup sesuatu yang tidak anda butuhkan. Banyak perempuan anak-anak Tuhan masih jatuh dalam hal ini. Suka beli sepatu padahal masih banyak sepatunya dirumah dan semua bermerk. Pernahkah kita membeli barang tetapi sampai di rumah kita menyesal membelinya? Dalam Luk 14:28 dikatakan “Sebab siapakah diantara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulumembuat anggaran biayanya…”. Wanita lajang yang selalu “lapar mata” akan jadi bendahara yang buruk setelah menikah, semua hal harus di perhitungkan, termasuk biaya rencana pernikahan, tabungan atau investasi. Jika kita mau menikah tahun depan, kita harus melihat sudah berapa tabungan kita. Ingat, kita harus memiliki tabungan. Mari memperhitungkan segala sesuatunya. Perhitungkan juga segala sesuatu tentang investasi. Semua investasi dan semua modal usaha harus diperhitungkan masak-masak.
Bertanggung jawab terhadap anak-anak (17, 22,25,26,27-28)
Seorang wanita yang bijak haruslah seorang wanita yang kuat. Semua hal yang berkaitan dengan keperluan anak-anak dipersiapkannya dengan baik, mengajar anak tentang prinsip-prinsip kebenaran dan hikmat (26) dengan lemah lembut mendidik, menegur dan mengajarkan disiplin, dan “ia tertawa tentang hari depan”, wanita bijak mempersiapkan keperluan anak-anak dimasa depan dengan baik.
Terus belajar mengatur waktu, kerja dan tanggung jawab (21,22,27)Seorang wanita bijak melakukan manajemen waktu yang baik, untuk mengatur keperluan-keperluan keluarga (21,22) yang dapat menjaga seluruh keluarga tetap sehat, nyaman, bahkan ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya (mengatur dan membersihkan rumah, menjadikan rumah asri). Rumah itu juga adalah ciri dari penghuninya.
Menjaga nama baik suami(23,25,20)Istri yang bijak akan membuat suami dikenal dan dihormati yang ditunjukkan dari penampilannya (“pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan”). Pria senang melihat wanita lain yang dalam berpakaian menunjukkan seluruh daya tariknya tetapi mereka tidak suka kalau pasangan mereka seperti itu. Penampilan yang baik memang penting tetapi dituntut juga hidup yang santun, menolong dan menghibur yang tertindas, menolong orang-orang miskin (dan tetap berhikmat untuk menentukan siapa yang perlu dibantu).Wanita yang bijak, sadar akan tanggungjawabnya sebagai istri, ia akan dikasihi oleh anak-anaknya (28a), suaminya juga akan memperhatikan kerajinannya dan berbahagia memiliki istri yang cakap (28b n 29), dan pada akhirnya kecakapan istri akan mendapat pujian dari lingkungannya bahkan oleh keluarga sendiri yang mengasihinya (31). Isteri yang dipuji-puji itu akan menjadi berkat bagi lingkungan. Karakter wanita bijak hanya bisa dimiliki oleh seorang istri yang takut akan Tuhan (30b), teruslah menjadi wanita berprinsip  yang terbaik dan disebut wanita yang berbahagia.Solideo Gloria!Wanita
dikutip dari Artikel Bahan PA Mimbar Bina Alumni Perkantas